fdisk -l
/dev/sda : ini device hdd yg master
/dev/sdb : ini device hdd yg akan di cloning
sudo dd if=/dev/sda of=/dev/sdb
beres
fdisk -l
/dev/sda : ini device hdd yg master
/dev/sdb : ini device hdd yg akan di cloning
sudo dd if=/dev/sda of=/dev/sdb
beres
#vi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0
DEVICE=eth0
BOOTPROTO=static
IPADDR=192.168.1.3
NETMASK=255.255.255.0
GATEWAY=192.168.1.4
HDADDR=08:00:27:91:21:EC
ONBOOT=yes
TYPE=Ethernet
#du -sh or
#df -h
#mkdir /mnt/iso
#mount -o loop paket_iso /mnt/iso
#/mnt/iso/install
Bisa menggunakan editor vi sangatlah menguntungkan kita jika kita sering bermain dengan server2 yang memang tidak ada GUInya
, banyak orang yang terlena dengan menggunakan GUI di linux (seperti saya),pas pakai remote server unix maupun linux waduh cengar-cengir dah gw
karena keterbatasan otak sebelah kiri gw
..
lumayan nih buat referensi buat temen2 gw dapet dari googling di sini
Ayo ada yang mau ikut ga ….

Daftarkan diri anda ….. (kaya pemilu)
RAID, singkatan dari Redundant Array of Independent Disks merujuk kepada sebuah teknologi di dalam penyimpanan data komputer yang digunakan untuk mengimplementasikan fitur toleransi kesalahan pada media penyimpanan komputer (utamanya adalah hard disk) dengan menggunakan cara redundansi (penumpukan) data, baik itu dengan menggunakan perangkat lunak, maupun unit perangkat keras RAID terpisah. Kata “RAID” juga memiliki beberapa singkatan Redundant Array of Inexpensive Disks, Redundant Array of Independent Drives, dan juga Redundant Array of Inexpensive Drives. Teknologi ini membagi atau mereplikasi data ke dalam beberapa hard disk terpisah. RAID didesain untuk meningkatkan keandalan data dan/atau meningkatkan kinerja I/O dari hard disk.
Sejak pertama kali diperkenalkan, RAID dibagi ke dalam beberapa skema, yang disebut dengan “RAID Level”. Pada awalnya, ada lima buah RAID level yang pertama kali dikonsepkan, tetapi seiring dengan waktu, level-level tersebut berevolusi, yakni dengan menggabungkan beberapa level yang berbeda dan juga mengimplementasikan beberapa level proprietary yang tidak menjadi standar RAID.
RAID menggabungkan beberapa hard disk fisik ke dalam sebuah unit logis penyimpanan, dengan menggunakan perangkat lunak atau perangkat keras khusus. Solusi perangkat keras umumnya didesain untuk mendukung penggunaan beberapa hard disk secara sekaligus, dan sistem operasi tidak perlu mengetahui bagaimana cara kerja skema RAID tersebut. Sementara itu, solusi perangkat lunak umumnya diimplementasikan di dalam level sistem operasi, dan tentu saja menjadikan beberapa hard disk menjadi sebuah kesatuan logis yang digunakan untuk melakukan penyimpanan.
thanks infonya om detik
Akhirnya nemu juga artikel yg gw cari
Network-Attached Storage (NAS) device adalah sebuah sistem penyimpanan yang mempunyai tujuan khusus yaitu untuk diakses dari jauh melalui data network. Klien mengakses NAS melalui RPC ( remote-procedure-call) seperti NFS untuk UNIX atau CIFS untuk Windows. RPC dibawa melalui TCP atau UDP (User Datagram Protocol) dari IP network biasanya dalam local-area network (LAN) yang sama dengan yang membawa semua lalu lintas data ke klien. Unit NAS biasanya diimplementasikan sebagai sebuah RAID array dengan software yang mengimplementasikan interface RPC.
NAS menyediakan jalan yang cocok untuk setiap komputer dalam sebuah LAN untuk saling berbagi pool penyimpanan dengan kemudahan yang sama seperti menamai dan menikmati akses seperti HAS lokal. Umumnya cenderung untuk lebih tidak efisien dan memiliki peforma yang lebih buruk dari penyimpanan direct-attached.
ISCSI adalah protokol NAS terbaru. Protokol ini menggunakan protokol IP network untuk membawa protokol SCSI. Host dapat memperlakukan penyimpanannya seperti direct-attached, tapi storage-nya sendiri dapat berada jauh dari host.
Gambar 19.4. Network-Attached Storage
Network-Attached Storage
Storage-area Network (SAN) adalah network private (menggunakan protokol storage daripada protokol network) yang menghubungkan server dan unit penyimpanan. Keunggulan SAN terletak pada fleksibilitasnya. Sejumlah host dan storage array dapat di attach ke SAN yang sama, dan storage dapat dialokasikan secara dinamis pada host. Sebuah SAN switch mengizinkan atau melarang akses antara host dan storage. Sebagai contoh, apabila host kehabisan disk space, maka SAN dapat mengalokasikan storage lebih banyak pada host tersebut.
SAN memungkinkan cluster server untuk berbagi storage yang sama dan memungkinkan storage array untuk memasukkan beberapa koneksi host langsung. SAN biasanya memiliki jumlah port yang lebih banyak, dan port yang lebih murah, dibandingkan storage array . FC adalah interkoneksi SAN yang paling umum.
Akhirnya ketua KPLI-Depok ada pergantian yang sebelumnya om Daus, semoga dengan kang deureuh jadi ketua KPLI-Depok semakin berkembang di dunia openSource khususnya di daerah depok.

Selamat Ketua Baru…KPLI-Depok
OpenSuse 11.1
#——————#
Zypper in virtualbox-ose
dedyeuy@linux-root: su
linux-root : ifconfig eth0 192.168.0.1
linux-root : /etc/init.d/vboxdrv setup
linux-root : /etc/init.d/vboxdrv start
linux-root : VBoxAddIF vbox0 root
linux-root : ifconfig vbox0 192.168.1.1
linux-root : VirtualBox
VirtualBox
#————-#
pada mesin virtualbox pastikan perintah di bawah ini :
Attached to : Host Interface
Interface Name : vbox0
jika sudah masuk di dalam virtualbox maka buatkanlah ip seperti class 192.168.1.x harus disamakan dengan class ip vxob
nb :
ctrl (kanan)+f = untuk memperbesar layar virtualbox
ctrl (kanan) = untuk keluar dari virtualbox
jika ingin ping maka firewall harus disable terlebih dahulu
didalam virtualbox saya menggunakan opensuse 10.3
jadi dengan adanya vbox kita ga harus install brigde-util karena vbox sudah ada didalam virtualbox-ose
Assalamualaikum wr.wb
Udah lama kaga ngeblog maklum ga punya ide
, apa ga punya artikel yg bagus ya
, disini gw mau coba share ma temen2 mungkin ini udah banyak sekali artikel yg bertebaran di internet, tapi gw mau bikin cara gw sendiri, sekalian buat contekan gw kalo lupa
, langsung aja ya
1. Pertama Baca doa biar installnya lancar
2. Siapkan kopi susu yg panas + makanan kecil + gorengan yg hangat (ga sekalian nasi bang
)
3. Masuk ke terminal di ubuntu 8.04 jgn terminal depok ya
lalu ketik #sudo apt-get install virtualbox
ini kalo koneksi internet ya, kalo ga koneksi internet cucian deh lo
, googling aja ya banyak kok yg nyediain paket ini, kalo males googling bisa hub temen gw Hendra
(promosi), males juga kelaut aja lo
4. Setelah selesai maka kita bisa lihat di Applications–>System Tools–>Pilih VirtualBox OSE
Nah pas mau jalanin virtualbox ada pesen error kaya dibawah gini
5. Ga usah takut dengan error diatas, kita akan perbaiki dengan cara masuk ke terminal ubuntu, tuh udeh gw bilang jgn keterminal depok
ketik #sudo apt-get install virtualbox-ose-modules-2.6.24-19-generic